Selamat buat teman-teman yang dinyatakan Lolos Seleksi Berbasis Komputer (bisa dibaca pengalaman saya pada tahap tersebut disini). Selanjutnya saya harus mengikuti tahap Seleksi Substansi, berupa Seleksi LGD, verifikasi berkas dan seleksi wawancara.

Kurang lebih dua minggu setelah pengumuman kelolosan seleksi berbasis komputer, jadwal pelaksanaan seleksi wawancara keluar di masing-masing akun pendaftaran. Kebetulan pada saat itu saya mendapatkan kesempatan seleksi pada hari pertama, 26 Februari 2019. Diawali dengan verifikasi berkas. Tidak perlu saya ceritakan panjang lebar ya. Intinya semua berkas asli yang sudah kalian unggah di formulir pendaftaran harus kalian bawa. Jika dirasa punya berkas pendukung berupa buku, majalah, koran dan/atau pernghargaan yang dapat mendukung seleksi wawancara kalian, bisa juga dibawa.

Setelah menunggu kurang lebih dua puluh menit, nama saya terpanggil untuk memasuki ruangan wawancara. Saya mendapatkan meja nomor tiga. Menurut pengalaman pribadi sih, pengelompokan meja berdasarkan lingkup keilmuan. Karena meja tiga pada saat wawancara rata-rata didominasi oleh calon mahasiswa sains dan kesehatan. Begitu juga dengan meja empat yang didominasi oleh mahasiswa sosial dan ekonomi. Jadi usahakan kalian sudah bergabung dengan grup Whatsapp antar satu kelompok meja wawancara, agar mudah berdiskusi apa saja yang harus dipersiapkan dalam wawancara.

Memasuki ruangan wawancara dengan badan tegap dan juga percaya diri. Karena reviewer akan melihat gerak-gerik kita dari mulai memasuki ruangan dan berjalan sampai ke meja wawancara. Kebetulan meja tiga terletak di paling ujung, sehingga saya harus berjalan melewati beberapa meja wawancara lainnya.

Satu meja wawancara terdiri atas tiga reviewer. Masing-masing dari beliau adalah akademisi, psikolog, dan pihak LPDP atau bahkan dari Kemenag (karena ada jalur afirmasi santri ya). Secara garis besar topik pertanyaan yang diajukan reviewer adalah sebagai berikut:

1. Akademisi
- Apa tujuan kamu melanjutkan kuliah S2?
- Kenapa memilih kampus tersebut? Kenapa bukan yang lain?
- Bagaimana rencana tesis yang akan kamu lakukan?
- Apakah sudah pernah kontak dengan Profesor disana? Kenapa memilih beliau sebagai calon pembimbing ?
- Kapan kamu menyelesaikan S1, dan apa saja yang kamu lakukan semasa kuliah ?
- Apa yang kamu lakukan setelah lulus S1 dan kelak setelah lulus S2?
- Apa kontribusimu yang sudah, sedang dan akan kamu lakukan bagi tempat belajarmu?

2. Psikologi
- Perkenalkan singkat, siapa dirimu !
- Bagaimana keluargamu?
- Apa kesuksesan terbesarmu? bagaimana cara mendapatkannya?
- Apa kelebihan dan kekuranganmu?
- Organisasi apa saja yang pernah kamu ikuti? apa masalah terbesarnya?
- Apa mimpimu 5-10 tahun kedepan? bagaimana cara mewujudkannya?
- Kegagalan terbesar apa yang pernah kamu dapatkan?
- Hal apa yang membuat kamu layak mendapatkan Beasiswa LPDP?
- Apamotivasi terbesar dan goal masa depan yang kamu inginkan?
- Apakah anda keberatan dengan surat pernyataan yang diberikan LPDP?

3. Tim LPDP/Kemenag
- Apa yang kamu ketahui tentang LPDP? bagaimana tujuan LPDP? apa keunggulan LPDP?
- Apa makna Indonesia bagi kamu? bangga gak jadi WNI?
- Bagaimana caramu berbakti untuk Indonesia?
- Bagaimana implementasi makna pancasila bagi kehidupanmu?
- Apakah pancasila perlu dirubah?
- Apa makna ideologi pancasila? masih relevan tidak dengan kondisi negara saat ini?
- Apa makna pesantren bagimu?
- Kontribusi apa yang telah, sedang, dan akan kamu lakukan untuk pesantren dan Indonesia?
- Apa pendapatmu tentang khilafah?
- Apa pendapatmu tentang nasionalisme?

Yay ! Kira-kira begitu macam pertanyaan yang diajukan oleh reviewer. Kurang lebih 45-60 menit waktu yang digunakan pada proses wawancara. Daaan Alhamdulillah, wawancara saya berjalan dengan lancar. Serta lolos dengan score yang memuaskan !



Pesan saya, persiapkan jawaban sebanyak-banyaknya dari segala macam refrensi pertanyaan. Karena kita tidak akan pernah tau pertanyaan mana yang akan muncul hihi

Percaya diri dalam menjawab. Jawablah sesuai dengan porsi masing-masing. Yang terpenting harus jujur dan tegas. Karena jawabanmu pada saat wawancara akan di cocokkan dengan jawabanmu pada saat seleksi kepribadian tahap SBK. Datang maksimal satu jam sebelum pelaksanaan wawancara, agar fikiran bisa fokus. Jangan lupa sarapan dan meminta doa orang tua agar selalu dimudahkan :) Gud Luck Scho Hunter !
Leaderless Group Discussion (LGD) merupakan salah satu seleksi pada tahap substansi. Bagaimana sih gambaran LGD pada seleksi LPDP ini?

Oke, setelah saya dinyatakan lolos Seleksi Berbasis Komputer, saya melanjutkan mengikuti tahapan seleksi LGD. LGD ini diikuti oleh 4-5 orang per kelompok dengan latar belakang keilmuan yang berbeda. Baik magister maupun doktoral akan dijadikan satu kelompok. Kecuali tujuan kampus luar negeri, akan dibedakan. Karena proses LGD mereka menggunakan bahasa inggris ya hehe.

Selanjutnya, teman-teman akan masuk dalam satu ruangan yang berisikan dua pengawas sekaligus menjadi penguji saat LGD. Setelah dipersilahkan duduk, kalian akan diberikan satu lembar kertas yang berisikan narasi singkat sekitar 5 paragraf tentang berita terbaru yang terjadi di Indonesia. Setelah itu pengawas akan memberikan waktu secara penuh kepada peserta untuk mengambil alih jalannya diskusi. Waktu yang disediakan sebesar 30 menit, dengan 5 menit pertama digunakan untuk membaca berita yang diberikan. Selanjutnya teman-teman harus memilih peran pada saat jalannya diskusi. Bisa sebagai warga, pendidik, pemerintah, peneliti, dan sebagainya.

Topik yang kami dapatkan pada saat LGD adalah "Sertifikasi Sumber Daya Manusia". Secara singkat, cerita diskusi kami sangat beragam. Saya sendiri mengambil peran sebagai peneliti/saintis dan saya sangat setuju dengan adanya sertifikasi SDM di Indonesia. Hal tersebut sangat membantu dalam pengakuan dan pubikasi hasil riset dan penelitian yang dilakukan. Kemudian setiap peserta harus diusahakan mendapatkan jatah berbicara dengan adil dan merata. Kira-kira per peserta pada saat itu dapat kesempatan berargumen sebanyak 3 kali. Jadi, usahakan sebelum masuk ruangan teman-teman harus saling berkenalan agar enjoy pada saat berdiskusi. Beberapa tips agar LGD berjalan lancar antara lain:

1. Biasakan membaca berita terbaru di Indonesia, dan cobalah memberi tanggapan terkait hal tersebut
2. Kondisikan intonasi pada saat berargumen, jangan terlalu berambisi
3. Hargai pendapat orang lain, meskipun harus berlawanan dengan pendapat pribadi
4. Selalu senyum ketika berpendapat
5. Jangan mendominasi dalam berpendapat

Oke kira-kira seperti itu gambaran dari LGD pada tahap seleksi substansi LPDP :) Semoga bermanfaat !

Latihan LGD regional Surabaya

Kelompok LGD pada saat seleksi substansi


Tahap kedua setelah dinyatakan lolos Seleksi Administrasi Beasiswa LPDP, teman-teman akan mengikuti Seleksi Berbasis Komputer (SBK). Dalam hal ini, LPDP bekerjasama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam menyelenggarakan tes berbasis komputer. Soal disediakan dalam standar Computer Assisted Test (CAT), layaknya seleksi CPNS. Seleksi ini terdiri dari tiga tahap:

1. Tes Potensi Akademik
Agar terbiasa dengan tipe soal TPA, kalian bisa berlatih dari buku TPA Bapennas. Waktu yang disediakan untuk mengerjakan TPA selama 60 menit. Jawaban benar dengan score 5 dan jika salah/kosong mendapatkan nilai 0. Komposisi soal yang diberikan terdiri dari verbal (sinonim, antonim, analogi, dan soal cerita), nominal (deret aritmatika, bangun ruang, diskon, bruto tara neto, dll), dan penalaran (analitis dan logis).

2. Soft Competency
Soal Soft Competency ini merupakan jenis soal kepribadian. Tidak ada salah atau benar, melainkan ada rentang score 1-5 pada jawaban yang kalian pilih. Jawablah sesuai pribadi kalian. Karena hal tersebut akan dicocokkan dengan jawaban kalian pada saat seleksi wawancara.

3. On the Spot Writing Essay
Pada tahap ini, kalian akan diberikan sebuah narasi singkat mengenai isu terhangat di Indonesia. Selanjutnya kalian harus memberikan karangan berupa essay mengenai tanggapan dan tawaran solusi yang kalian berikan pada kasus tersebut. Usahakan kalian mengetahui berita-berita terbaru yang lagi hangat di Indonesia yah. Saya pribadi mempersiapkan tes ini dengan cara membaca berita dari berbagai aplikasi berita pada ponsel dan juga koran pagi hari hehe.
Untuk pendaftar luar negeri, menulis essay wajib dengan bahasa inggris ya. Waktu yang disediakan juga 60 menit. Bukan waktu yang lama jika kita mengerjakan dalam kondisi yang tegang dan ramai (karena dalam satu ruangan mengetik menggunakan keyboard secara bersamaan). Jadi, biasakan dari sekarang untuk membaca berita terkini dan juga memberikan pendapat dan solusi yang ditawarkan.

Passing Grade untuk Test Potensi Akademik (TPA) jalur reguler sebesar 180, dan jalur afirmasi sebesar 150. Nilai akhir TPA menjadi penentu apakah kalian lolos dan lanjut pada tahap berikutnya atau tidak. Jadi jika dirasa nilainya lebih dari batas minimum, optimis aja persiapkan untuk seleksi selanjutnya :)))))

Kurang lebih sih gitu ya teman-teman. Sering-seringlah berlatih, agar terbiasa saat menghadapi soal yang diberikan ! Semoga lancar sampai tahap akhir nanti~

Score Seleksi Berbasis Komputer


Ada kabar baik ! 
Pada Bulan Desember 2018 telah louncing pembukaan Beasiswa Pascasarjana untuk teman-teman santri di seluruh Indonesia. Kementrian Keuangan RI bekerjasama dengan Kementrian Agama untuk memberikan kesempatan bagi santri dalam melanjutkan jenjang studi baik magister maupun doktoral melalui Beasiswa LPDP RI. Wah angin segar bagi santriwan-santriwati nih ! hehe

Penasaran apa itu Beasiswa LPDP jalur khusus untuk santri ? Langsung aja di klik Beasiswa LPDP Afirmasi Santri

Kali ini saya akan memberikan sedikit pengalaman mengenai persiapan mendaftar Beasiswa LPDP jalur afirmasi santri.

Alhamdulillah, 17 Januari 2019 saya dinyatakan lolos Seleksi Administrasi dan akan melanjutkan ke tahap seleksi berikutnya, yakni Seleksi Berbasis Komputer (SBK). Hal-hal apa saja sih yang harus dipersiapkan untuk mendaftar beasiswa ini? 

1. Pahami Persyaratan Beasiswa 
Membaca salah satu kunci utama dalam memenuhi semua persyaratan pendaftaran. Karena LPDP sudah menyediakan booklet/panduan pendaftaran yang dapat diunduh oleh siapapun. Ada beberapa persyaratan khusus bagi pendaftar jalur afirmasi santri. Salah satunya adalah dari alumni BPSB/Ma'had Aly lulusan 2 tahun terakhir, dan/atau santri dan pendidik pesantren minimal 3 tahun terakhir. Selain itu, pesantren harus sudah terdaftar di Kemenag ya. Cara cek apakah pesantren kalian sudah terdaftar di kemenag, bisa di klik disini Pangkalan Data Pondok Pesantren

2. Menentukan Kampus Tujuan
Ini adalah hal yang sangat penting. Kalian harus mempertimbangkan dengan baik kampus mana yang akan kalian tuju. Salah satu cara untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan antar kampus, bisa langsung mengunjungi website kampus masing-masing ya.
Hal-hal yang harus kalian ketahui adalah rangking serta akreditasi kampus dan jurusan yang akan dipilih, durasi perkuliahan, mata kuliah apa saja dan berapa SKS yang akan ditempuh, kecocokan riset dan yang paling penting adalah profesor yang ahli di bidang penelitian yang akan kalian lakukan. 

3. Sertifikat Bahasa Inggris
Sertifikat bahasa asing menjadi syarat mutlak pendaftar beasiswa. Mendapatkan score bahasa asing tidak dapat diperoleh secara cepat dan instan. Teman-teman harus mempersiapkan timeline yang pas untuk mengikuti tes tersebut. Usahakan kalian dapat memperoleh sertifikat bahasa asing sebelum pendaftaran online ditutup. Karena sertifikat akan terbit kurang lebih 14 hari kerja setelah pelaksanaan tes. Ohya, untuk jalur Afirmasi Santri mendapatkan keistimewaan score minimal bahasa asing yang lebih rendah dari pada jalur lainnya. Untuk Magister Dalam Negeri menggunakan TOEFL ITP atau TOAFL 400/IELTS 33 dan magister Luar Negeri TOEFL ITP atau TOAFL 500/IELTS 6.0.

4. Surat Rekomendasi
Khusus bagi pendaftar jalur Afirmasi Santri, surat rekomendasi diberikan oleh pengasuh pondok pesantren ya. Untuk format surat rekomendasi sudah di sediakan oleh LPDP, jadi kalian tinggal unduh kemudian menyerahkan kepada pemberi rekomendasi. Jika kalian mendaftar melalui jalur reguler/selain Afirmasi Santri, surat rekomendasi bisa kalian dapatkan dari dosen ataupun tokoh masyarakat. Asalkan beliau menganal kita, bahkan jika selaras dengan keilmuan kita itu lebih baik. 

5. Surat Keterangan Sehat dan Bebas Narkoba
Untuk Surat Keterangan Sehat dan Bebas Narkoba wajib dimiliki oleh seluruh pendaftar beasiswa, baik dalam negeri ataupun luar negeri. Namun jika kalian ingin mendaftar kampus luar negeri, kalian juga harus mempersiapkan Surat Keterangan Bebas TBC. Semua jenis surat tersebut harus dikeluarkan oleh rumah sakit pemerintah daerah. Bisa klik disini pengalaman saya dalam mendapatkan Surat Keterangan Sehat dan Bebas Narkoba. 

Untuk mendapatkan surat keterangan tersebut saran saya jangan dilakukan mendekati penutupan pendaftaran yah. Karena kalian akan membutuhkan waktu 1-2 hari dalam mendapatkan hasilnya. So, persiapkan jauh-jauh hari ! 

6. Membuat Essay 
Ada dua jenis essay yang harus saya submit pada saat mendaftar. Pertama tentang rencana studi, dan yang kedua tentang kontribusi yang telah, sedang, dan akan dilakukan terhadap Indonesia. Untuk essay rencana studi, saya menceritakan alasan memilih kampus, berapa durasi perkuliahan, SKS dan matakuliah apa saja yang akan saya tempuh, kegiatan apa saja yang akan saya lakukan pada saat studi dan pasca studi. Saya juga menceritakan tentang rancangan penelitian dan tesis yang akan saya kerjakan. Di akhir paragraf saya tutup dengan kegiatan-kegiatan tambahan yang dapat mendukung kelancaran studi.

Essay kedua mengenai kontribusi untuk Indonesia. Pada essay tersebut saya menceritakan hal-hal apa saja yang sudah saya lakukan, termasuk pengabdian kepada pesantren, sekolah, dan lingkungan. Kemudian saya lanjutkan tentang kontribusi yang sedang dan akan saya berikan untuk Indonesia. Tidak lupa juga saya sampaikan harapan untuk pesantren di masa yang akan datang serta strategi saya dalam mewujudkannya (karena daftarnya jalur santri ya, jadi harus menyinggung pengabdian untuk pesantren hihi). 
Ohya, jangan lupa untuk selalu minta koreksi dari rekan atau awardee LPDP ya. Karena itu sangat membantu dalam memperbaiki essay yang kalian tulis :) yang paling penting, yang kalian tulis harus benar-benar jujur dan by yr self. 

7. Pengisian Formulir Pendaftaran
Banyak hal yang harus saya isi pada kolom formulir pendaftaran. Dari mulai data diri pribadi, pengalaman organisasi, prestasi, penghargaan, seminar, pelatihan, sampai penelitian dan publikasi. Untuk melengkapi semua hal yang dibutuhkan, tidak bisa dalam waktu singkat. Karena saya harus mengisi detail dari jabatan dan posisi saat mengikuti berbagai kegiatan, sampai pada tanggal pelaksanaannya. Jadi usahakan buat kalian yang akan mendaftar, bisa memulai mengisi formulir setelah mendapatkan akun pendaftaran LPDP ya.

Untuk download segala booklet/panduan dan beberapa format pendaftaran beasiswa bisa di unduh di halaman website LPDP yaa.. Bisa langsung klik disini

Oke, tahap yang paling akhir, jangan lupa berdoa dan diteliti kembali semua berkas dan kelengkapan yang harus dipenuhi. Semoga langkah dalam mendaftar beasiswa LPDPnya di permudah ! Amin.

Berkas yang harus diunggah di halaman pendaftaran

Lagi-lagi harus berani mencari tahu 'sendiri' !

Bagi pemburu beasiswa khususnya beasiswa LPDP yang lagi hangat di Nusantara ini, memenuhi syarat awal pendaftaran beasiswa sangat mutlak di lakukan. Jadi, jika anda pingin lolos tahap Administrasi jangan coba-coba untuk tidak memenuhi semua persyaratannya dengan baik. So, well prepared yah guys ! 

Singkat cerita, 2018 saya berhasil lolos di kampus tujuan Institut teknologi Sepuluh Nopember Surabaya dengan program Magister. Akan tetapi saya bulatkan tekat untuk menunda pembayaran daftar ulang (biasanya sih deffer namanya), dikarenakan belum adanya kapasitas nominal yang cukup untuk membayarnya. Kemudian saya beranikan diri untuk mencari kerja sembari menghabiskan masa LoA Unconditional (Surat tanda terima kampus tanpa syarat). Alhamdulillah berkesempatan menjadi Staff Quality Control di salah satu perusahaan makanan di Kota Sidoarjo. 

Tiga bulan berlalu, saya berniat untuk mendaftar salah satu beasiswa impian, yang sempat gagal pada percobaan pertama dikarenakan score bahasa asing. Qodarullah, saya mampu menyiapkan segala berkas kelengkapan administrasi di sela-sela saya bekerja dengan jam terbang sebanyak tiga shift, pagi siang dan malam. 

Salah satu berkas yang harus saya penuhi secepatnya ialah Surat Keterangan Sehat dan Bebas Narkoba dari instansi daerah. Pada saat itu saya tengah bekerja shift malam, yakni pukul 23.00-07.00 esok harinya. Tidak berfikir panjang saya kemudian berangkat menuju ke RSUD Sidoarjo pada pukul 08.00 dengan harapan dapat cek bebas narkoba pada hari itu juga. Karena penutupan pendaftaran online hanya tinggal tujuh hari (jangan di contoh ya :( karena nyambi bekerja jadi persiapan berkas tidak bisa jauh-jauh hari). Sesudah sampai di rumah sakit, saya langsung mengantri  di loket 3 pendaftaran karena saya harus mencetak kartu pasien terlebih dahulu. Ternyata pada hari itu mengharuskan saya antri loket kurang lebih 60-70 orang. Sampai pukul 11.00 WIB saya baru menyelesaikan antrian loket yang selanjutnya diarahkan ke poli cek bebas narkoba. Dan kabar tidak baiknya, poli tersebut hanya buka sampai pukul 10.00 WIB. selebihnya bisa ikut antrian esok pagi. Oke saya harus legowo huhu :'

Di hari kedua, Alhamdulillah, hanya bisa menyelesaikan seluruh tahapan. 

Pertama, General Check up.
Karena saya berniat untuk melakukan cek kesehatan juga, jadi tahap awal ialah General Check Up.
 
Rp. 40.000

Lokasinya berada di lantai dua Ruang Radiologi. Setelah sampai, saya langsung menuju ke meja resepsionis untuk menunggu antrian (kurang lebih selama 15 menit). Kemudian langsung cek tekanan darah, berat badan, tinggi badan dan juga pemakaian kaca mata. Setelah mendapatkan surat sehat, kemudian di arahkan ke klinik psikiatri untuk cek selanjutnya. 

Kedua, Cek Bebas NAPZA 
Setelah dari general check up, saya menuju ke poli psikiatri yang berada di lantai satu (dekat dengan loket pendaftaran) untuk menyerahkan map berisikan data pasien untuk menunggu nomor antrian di klinik tersebut. 

Kurang lebih selama 10 menit akhirnya nama saya terpanggil. Pada saat itu saya diberi penjelasan bahwa RSUD hanya bisa mengeluarkan surat keterangan bebas NAPZA jika hasil tes laboratoriumnya negatif. Selain itu saya juga mengisi surat pernyataan, surat permohonan tertulis tangan, serta kondisi tubuh terakhir pada saat menjelang cek bebas NAPZA tersebut. Cek bebas NAPZA ada dua jenis dengan harga 170rb (untuk cek lengkap 5 tindakan) dan 136rb (untuk 4 tindakan). Setelah itu berkas yang saya isi di serahkan ke petugas klinik psikiatri. 10 menit menunggu, saya masuk ruangan dan bertemu dengan salah satu dokter untuk melakukan wawancara yang kemudian mendapatkan surat pengantar untuk uji laboratoriumnya. Berikut bukti pembayaran pelayanan klinik psikiatri. 

Rp. 65.000
Ketiga, Uji Laboratorium Patologi
Laboratorium patologi terletak di seberang ruang loket pendaftaran. Setelah sampai, saya langsung mendaftar di loket laboratorium tersebut dan melunasi pembayaran untuk melanjutkan ke tahap selanjutnya. 
Rp. 170.000
Setelah kurang lebih 15 menit menunggu, akhirnya nama saya terpanggil dan dipersilahkan untuk mengambil urine yang nantinya digunakan sebagai tes laboratorium. Nah sesi ini yang benar-benar membosankan. Karena saya harus menunggu hasil cek urine selama 30-45 menit. Setelah nama saya terpanggil untuk medapatkan hasil, saya kembali lagi ke klinik psikiatri untuk menerima surat bebas NAPZA tersebut. Karena harus melalui dokter yang berada di klinik psikiatri. Yaampun untung kaki ini tangguh untuk mondar-mandir di siang hari dengan keadaan mata ingin tertidur karena pasca jaga shift malam huhu. 

Di klinik psikiatri pun saya masih harus menunggu 20 menit untuk mengantri dengan pasien yang lain. sekitar pukul 14.00 Alhamdulillah surat bebas NAPZA saya ada hilal :))))) Lega !

Jadi kalo ingin tes kesehatan dan bebas narkoba di RSUD Sidoarjo, bisa di total sebagai berikut:
General Check up : Rp. 40.000
Klinik Psikiatri : Rp. 65.000
Uji Laboratorium Patologi : Rp. 170.000 
Total : Rp. 275.000 dengan masa berlaku surat selama 3 bulan. 

Pesan yang dapat saya sampaikan, Berusahalah dengan tekun dan sabar, walaupun hanya untuk menyelesaikan syarat kecil sebagai tahap awal. Semoga bisa menjadi salah satu jalan untuk keberhasilan impian kalian. Semoga bermanfaat !





Say hello to the world~
Aku, 21 tahun yang tentunya bukan waktu yang terlambat untuk memulai menulis singkat di halaman ini. Jujur untuk memaksa menuangkan sedikit celah dan harapan agar bermanfaat bagi orang lain melalui tulisan ini sangatlah berat.. karena dari dulu memang susah di ajak menulis bahkan membaca, tak tau lagi kalo membaca pesan darimu, mungkin masih ada sedikit gairah wkwk
Oke next, secara perlahan semoga dapat istiqomah menuangkan sedikit pengalaman lewat tulisan ringan ini. 
Bismillah, lets claim our happiness !

Welcome to me,

by on Juli 22, 2018
Say hello to the world~ Aku, 21 tahun yang tentunya bukan waktu yang terlambat untuk memulai menulis singkat di halaman ini. Jujur untuk...